Main Contents

Awas Anak Tersedak

Artikel, Balita, Bayi, Kesehatan Umum

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5 out of 5)
Loading ... Loading ...

Si Kecil tersedak? Hati-hati, penanganan yang salah bisa berakibat fatal. Ada cara yang lebih efektif menanganinya.

Dani wajahnya membiru. Ia seperti sedang menahan napas dan sesuatu seperti terlihat mengganggu tenggorokannya. Manda, ibunya, pun berusaha memukul-mukul tengkuk Dani putranya sambil meletakkan Dani lebih tinggi di bahunya. Ternyata, Dani yang baru berusia delapan bulan itu tersedak makanan lembut yang barusan diberikan ibunya.

Pernah mengalami hal yang sama Bu? Hati-hati loh… tersedak teryata jika tidak benar penanganannya, bisa menyebabkan kematian! Tersedak terjadi ketika anak sedang berusaha untuk mengeluarkan sesuatu dari saluran udara yang sebagian terhalang atau berupaya sekuat tenaga untuk mendapatkan udara.

Jika anak dapat batuk, menangis, atau berbicara dan bernafas dengan baik, maka saluran udara tidak terhalang. Namun jika anak Anda refleks muntah-muntah dan batuk, sebaiknya ibu jangan panik dulu, dan jangan melakukan tindakan apapun sebab hal tersebut tidak diperlukan, justru berpotensi menimbulkan bahaya. Lebih baik tetaplah siaga sambil memberikan dukungan emosional yang menenangkan, tenteramkan hati anak dengan mengatakan ”tidak apa-apa”, supaya anak tidak panik. Ingat, Anda adalah cermin kecemasan bagi anak Anda. Jika Anda panik, anak panik.

Namun jika anak menunjukkan tanda berikut ini, bisa jadi saluran udaranya terhalang:
sulit bernafas atau wajah berbah biru pucat memperlihatkan ekspresi: mata lebar, mulut terbuka, meneteskan air liur, wajah tampak panik.

Jika anak Anda menunjukkan salah satu tanda tersebut di atas, ada dua pendekatan yang dapat Anda lakukan. Pertama, yakni dengan melakukan gerakan Heimlich (dorongan perut) dan tekanan dada bagi anak yang berusia di atas satu tahun, serta teknik tepuk punggung dan tekanan dada untuk anak di bawah usia satu tahun. Heimlich tidak direkomendasikan untuk anak yang belum berusia satu tahun sebab hal itu mungkin dapat menyebabkan memar pada organ badan perut yang penting.

Kemudian variasikan tekanan dada sesuai dengan usia. Untuk anak di bawah satu tahun: Anda mungkin dapat menemukan dengan mudah lokasi untuk melakukan tekanan dada pada anak yang baru lahir bila Anda melingkari keseluruhan dada dengan kedua tangan Anda tepat di bawah ketiak anak, dan tekanlah tulang dada dengan kedua ujung ibu jari Anda.

Untuk anak yang lebih dari satu tahun: gunakan tumit tangan Anda (pergelangan tangan) dan tekanlah lebih dalam, satu sampai satu setengah inci, dengan seratus tekanan per menit.

Nah bu, hilangkan semua kekhawatiran, jangan menyerah bila kondisi ini menimpa anak Anda. Bila anak tersedak di tempat umum, berteriaklah untuk segera mendapatkan bantuan, terutama kala Anda tidak mengetahui teknik pernapasan buatan.

sumber: MorinagaPlatinum.com

sherief @ October 5, 2008

Leave a comment

*
To prove that you're not a bot, enter this code
Anti-Spam Image


Feed