Main Contents

Olahraga Saat Hamil

Artikel, Kehamilan

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

  • Renang dan Senam Air : Renang merupakan olahraga yang sangat baik karena menggunakan banyak otot, sementara air menahan berat badan. Wanita yang berenang beberapa kali dalam seminggu biasanya memiliki otot perut yang kuat setelah melahirkan. Senam air juga merupakan cara aman menjaga atau meningkatkan kelenturan tubuh selama kehamilan.

 

  • Jogging atau Lari : Bila anda biasa lari atau jogging sebelum hamil. Anda dapat meneruskannya. Hindari lari marathon atau jogging lebih dari 5 km per hari. Jangan kepanasan atau kelelahan, dan minum air yang banyak. Kenakan sepatu dengan alas yang cukup baik untuk mencegah guncangan, dan bila mungkin, jogginglah di tempat yang permukaannya lembut. Bila kehamilan semakin besar, jogging menjadi lebih sulit.

 

  • Senam Erobik : Bila anda anggota kelas erobik, beritahu pelatih kalau anda sedang hamil. Beberapa senam erobik dalam kehamilan lebih banyak untuk menjaga kebugaran bukan untuk target lain. Jangan memaksa diri, lakukan dengan jeda waktu sehingga anda tetap dapat berbicara tanpa kehabisan nafas. 

 

  • Bersepeda : Bila anda merasa nyaman melakukannya, tidak ada alasan untuk tidak bersepeda selama hamil. Risiko bagi bayi adalah bila terjadi kecelakaan yang menyebabkan keguguran atau kelahiran dini, dan usia kehamilan yang semakin tua menjadikan anda sulit untuk menjaga keseimbangan. Bila mungkin, hindari jalan utama atau jalan yang ramai karena polusi.

 

  • Olahraga air : Olahraga air seperti ski air dan menyelam juga tidak dianjurkan selama hamil.

sumber : Kehamilan dari Pembuahan hingga Kelahiran (June Thompson, editor Konsultan Gila Leiter, M.D) Dian Rakyat

lina @ May 16, 2008

Leave a comment

*
To prove that you're not a bot, enter this code
Anti-Spam Image


Feed