Manfaat Pijat Bayi



Pengaruh positif atau manfaat pijat bayi sendiri bagi tumbuh kembang anak telah lama diketahui. “Manfaatnya antara lain mengembangkan sistem imun, membantu bayi berlatih relaksasi, membantu mengatasi gangguan tidur dan membuat bayi tidur lebih lelap dan lama, memperkuat ikatan (bonding) bayi dengan ibu/orangtua,” jelas dr. Rini Sekartini, Sp.A dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM. Selain itu, pijat bayi juga bisa membantu mengatur sistem pencernaan, sistem respirasi dan sirkulasi, membantu meredakan ketidaknyamanan (kolik, tumbuh gigi), serta menurunkan produksi hormon stressor yang membuat stres bayi.
Bayi yang dipijat umumnya dapat tidur dengan lelap, dan ketika bangun tidur, daya konsentrasinya akan lebih meningkat. Pijat juga memberi rasa aman pada si kecil, karena ia merasakan adanya kedekatan hubungan batin antara Ibu dan dirinya. Rasa aman ini kelak akan membentuk si kecil menjadi manusia yang punya pribadi baik, tangguh, mandiri, mencintai, dan percaya pada lingkungannya.
Nah, bagaimana cara memijat bayi? Semua ibu dapat melakukannya kok. Namun sebelum mulai memijat, pastikan hal-hal berikut:
- Cuci tangan bersih-bersih. Usahakan tangan Ibu dalam keadaan hangat, agar si kecil merasa nyaman dengan usapan Ibu.
- Potong pendek kuku Ibu dan lepaskan perhiasan yang memungkinkan menyakiti kulit si kecil yang lembut.
- Lakukan pemijatan di ruang yang hangat dan tidak pengap.
- Duduklah dalam posisi yang nyaman sebelum melakukan pemijatan.
- Baringkan bayi di atas permukaan kain yang rata, lembut dan bersih. Siapkan handuk, baju, popok dan baby oil/baby lotion. Baby oil yang lembut selain berfungsi sebagai bahan pelicin, juga berguna untuk menghaluskan dan menjaga kelembaban kulit si kecil. Gunakan juga baby lotion bila kulit si kecil cenderung kering. Hati-hati, jangan sampai baby oil/baby lotion ini memerciki matanya. Mulailah dengan membelai wajah dan kepalanya, dan ajaklah si kecil berbicara dengan lembut.
- Lakukan pemijatan kira-kira 15 menit .
- Hindari memijat saat si kecil dalam keadaan lapar atau baru selesai makan.
- Jangan memijat si kecil pada saat ia sedang demam atau sakit, karena ia malah merasa tidak nyaman.
- Hindari memijatnya saat ia tidur, karena istirahat yang terganggu hanya akan membuatnya rewel.
- Jaga temperatur si kecil jangan sampai suhu tubuhnya di bawah 35 derajat Celsius.
Ini dia langkah-langkahnya:
Punggung
Letakkan si kecil dalam posisi tengkurap, lalu pijatlah dengan gerakan-gerakan melingkar mulai dari pundak sampai bokong. Kemudian pijatlah dengan gerakan menggaruk ke arah bawah memanjang sampai ke bokong.
Kaki
Peganglah pergelangan kaki si kecil, lalu gerakkan tangan Ibu secara bergantian mulai dari pergelangan kaki sampai ke pangkal paha. Urutlah telapak kaki si kecil muali dari tumit menuju jemarinya.
Perut dan dada
Pijatlah si kecil dengan gerakan memutar, membentuk gambar jantung dari tengah dada ke samping luar dengan meletakkan kedua tangan Anda di bagian dada. Lakukan hal yang sama di sekitar puting susu ke arah luar.
Wajah
Lakukan gerakan menekan ibu jari mulai dari pertengahan alis, terus turun melalui tepi hidung ke arah pipi. Lakukan hal yang sama pada rahang atas, kemudian gerakkan ke arah samping seolah membuat garis senyum. Gerakan jemari tangan Ibu dari belakang telinga kanan dan kiri secara bersamaan ke arah dagu.
lina @ September 20, 2007

