6 Cara Waspada Orang Tak Dikenal
Masa pra sekolah, masa eksplorasi anak di luar pekarangan rumah. Si kecil bertemu beragam pengalaman baru, termasuk bermacam-macam orang tak dikenal (strangers). Berikut ini beberapa tip agar anak memahami cara tepat menghadapi orang asing. Tentu, tak perlu menularkan kekhawatiran anda pada anak saat menyampaikannya.
- Ungkapkan Realita. Anak perlu tahu macam-macam sifat manusia. Ada yang baik, ada yang punya niat buruk. Anda bisa memberi tahu si kecil melalui tokoh-tokoh cerita anak semisal dongeng “Serigala & Si Topi Merah”. Namun, ingatkan anak untuk tak buru-buru menilai baik buruknya seseorang. Lebih mengena jika anda ajarkan melalui contoh perilaku nyata anda untuk tidak berprasangka terhadap orang lain di sekitar kita.
- Ajarkan Strategi. Bekali anak beragam strategi menghadapi orang tak dikenal. Hal utama, ingatkan si kecil agar tak terperdaya tipu muslihat orang yang sengaja menakut-nakuti, juga tak menerima pemberian apa pun, seperti permen, biskuit, makanan atau minuman favorit. Ajarkan cara asertif menolak, seperti, “Tidak, terima kasih saya kenyang”.
- Boleh Berteriak. Beritahu anak untuk berteriak jika ia cemas terhadap orang tak dikenal dengan niat tertentu yang mencurigakan. Ketika masih di sekolah, ia bisa berteriak memanggil Bu Guru. Apabila di rumah, anda bisa mengajarkan si kecil meneriakkan “Ibu” atau “Ayah”, meski mungkin anda tak sedang di rumah.
- Selalu Dalam Kelompok. Apabila anak harus berkegiatan di luar pekarangan sekolah, minta ia senantiasa bersama kelompok. Katakan pada anak agar ia tertib dan tak jauh dari guru serta teman-temannya untuk menghindari risiko si kecil bertemu lingkungan dan orang asing seorang diri.
- Katakan ‘Tidak’. Namun orang yang pernah dikenal anak atau sehari-hari ada di sekitar anak juga bisa jadi pelaku kejahatan. Beritahu si kecil agar tak terpedaya ajakan atau perlakukan orang tersebut jika ia tidak merasa nyaman dengan ajakan atau perlakuannya. Ajarkan si kecil untuk asertif dan tegas mengatakan “tidak” pada mereka. Ciptakan kode khusus yang hanya anda dan si kecil pahami. Jangan lupa melatihnya melalui permainan drama atau kegiatan bercerita sebelum tidur agar senantiasa ingat.
- Update Strategi. Hidup senantiasa berubah, demikian pula cara menghadapi masalah. Secara berkala anda perlu mendiskusikan cara menghadapi situasi dan ornag asing serta mengevaluasinya. Misalnya, anda perlu mengubah kode atau semacam password anda bersama si kecil. Biarkan juga anak jadi penggagas. Ini cara asyik sekaligus efektif, karena bisa jadi ia lebih cerdik daripada anda dalam menghadapi situasi ketika mengeksplorasi dunia di luar rumah tanpa anda.
sumber : Majalah Ayahbunda edisi bulan 28 Juni - 11 Juli 2007, 6 Cara Waspada Orang Tak Dikenal (hal.90-91)
lina @ September 17, 2007
