Main Contents

The Measles Initiative Indonesia

Artikel, Bayi

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 1.25 out of 5)
Loading ... Loading ...

campak menyerang tubuh bagian luar dan dalam
Pembunuh yang tak terduga:
Campak adalah salah satu penyakit yang berbahaya di dunia, penyebab kematian anak yang sebenarnya dapat dicegah.
Campak dikenal sebagai salah satu penyakit yang paling mudah menular.
Imunisasi adalah satu-satunya pertahanan.

Di komunitas anda:
Virus campak menyebar melalui udara saat bersin atau batuk
Jika seorang anak tidak diimunisasi campak dan kontak langsung dengan orang yang telah terinfeksi, sudah dapat dipastikan bahwa anak itu akan jatuh sakit.

Gejala dan Komplikasi
Gejala awal campak adalah:
Demam
Pilek
Batuk
Ruam pada kulit
Mata merah berair
Kesulitan bernafas

Komplikasi yang dapat terjadi a.l:
Kebutaan
Diare
Radang Telinga Tengah yang dapat menyebabkan Tuli
Encefalitis/ Radang Otak yang dapat menyebabkan kerusakan otak
Pneumonia (Radang Paru-paru)

Apakah Measles Initiative?
Upaya Imunisasi Campak (Measles Initiative) adalah komitmen jangka panjang untuk menekan angka kematian yang disebabkan oleh komplikasi campak melalui pemberian imunisasi.

Upaya ini dilakukan oleh:
American Red Cross
United Nations Foundation
United States Centers for Disease Control and Prevention (CDC),
United Nation’s Children’s Fund
World Health Organization.

Siapakah yang harus di imunisasi?
Semua anak sasaran imunisasi harus menerima suntikan campak, apapun sejarah imunisasi mereka.
Pada kampanye bulan Februari, anak-anak di daerah Jawa, antara 6 bulan sampai 5 tahun diharuskan mendapatkan vaksinasi.
Anak-anak SD di daerah Jawa Timur dan Banten perlu di berikan vaksinasi.
Di daerah-daerah tersebut, anak-anak dibawah 12 tahun yang tidak sekolah harus di vaksinasi di Puskesamas atau Posyandu terdekat.
Anak-anak yang berumur 6 bulan sampai dibawah 5 tahun juga harus mendapatkan Vitamin A bersamaan dengan vaksinasi campak.
Anak-anak dibawah umur 5 tahun harus menerima vaksin polio tambahan untuk meningkatkan kekebalan terhadap polio.

KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi):
Walaupun sangat jarang terjadi, pemberian vaksin dapat menimbulkan efek simpang pada sebagian kecil anak yang disebut KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi).
Sekitar 10% anak akan mengalami reaksi ringan setelah diimunisasi pada nhari ke 5 setelah imunisasi campak, seperti: demam ringan, ruam kulit. Dalam jumlah prosentase yang lebih kecil, anak kecil dapat mengalami pilek atau kejang demam atau kadang memar di daerah yang telah di suntik.
Jika gejala serius, orangtua harus membawa anak ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan.
Orangtua harus diinformasikan pada saat imunisasi bahwa mungkin terjadi reaksi ringan setelahnya. Sehingga orangtua merasa yakin dan siap menghadapi reaksi tersebut.
Bila demam dan nyeri, orangtua dapat memberikan parasetamol atau dikompres.

Komite KIPI akan menangani dan menyelidiki setiap kasus serius yang terjadi.

admin @ July 19, 2007

Leave a comment

*
To prove that you're not a bot, enter this code
Anti-Spam Image


Feed